Hariku gelisah. Mungkin karena sebentar lagi keluargaku akan mengadakan acara selamatan. Tentu ini akan sangat merepotkan. Aku paling malas direpotkan. Lebih-lebih soal beginian. Memang sejak dulu aku kurang suka dengan hal-hal semacam ini. Pasti akan melibatkan banyak orang untuk persiapan. Persiapannya juga panjang. Aku pengin kabur saja. Bukan lari dari tanggung jawab, melainkan ini pilihan paling rasional. Aku malas. Maaf mengisi blog ini dengan sampah. Hehe.
Bisa dibilang saya nggak begitu mengerti soal Bahasa Inggris. Modal dasar saya adalah Vocab yang saya pelajari dalam keseharian selama ini dan Grammar yang saya dapat di sekolah. Itu saja, tidak lebih. Memang sangat sedikit, lebih lagi saya tidak begitu paham ketika seorang native berbicara. Jadi test listenning saya bisa dipastikan sangat minus. Tapi entah apa yang terjadi, kenyataan bahwa nilai listenning saya justru lebih unggul dari structure. Saya yakin itu atas kehendak Allah, meskipun saya bukan hamba yang begitu taat. Aturan baru Bapak Rektor kita yang mewajibkan lulus TEOFL sebagai syarat sidang, memang menjadi momok tersendiri bagi sebagian mahasiswa. Apalagi orang semacam saya dan mungkin juga kamu. Membaca tulisan ini artinya kalian gelisah soal TEOFL ini dan mengharapkan tips dari saya supaya bisa lulus. Tenang saja, kelian berkunjung ke tempat yang tepat. Apa yang akan saya bagikan ini sangat mudah. Kalian pasti bisa melakukannya. Konon, dari cerita mulut ke mulut oleh pa...
Komentar
Posting Komentar